Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan bahwa dirinya berperan mencegah pecahnya perang nuklir antara India dan Pakistan saat kedua negara terlibat konflik tahun lalu. Trump mengatakan ia menekan kedua pihak untuk menghentikan konflik dengan mengancam penerapan tarif.
“Menurut saya, itu akan menjadi perang nuklir,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox Business pada Selasa. Ia menambahkan, “Tanpa tarif, hal itu tidak akan terjadi.”
India dan Pakistan, dua negara bertetangga yang sama-sama memiliki senjata nuklir, terlibat dalam konflik terparah dalam beberapa dekade terakhir tahun lalu. Konflik tersebut berlangsung selama empat hari, dengan kedua belah pihak menyerang target militer dan sipil menggunakan pesawat tempur, drone, dan artileri.
Pernyataan terbaru Trump muncul beberapa hari setelah ia mengumumkan kesepakatan perdagangan antara AS dan India yang memangkas tarif Washington menjadi 18%. Kebijakan itu disebut terutama terkait pembelian minyak Rusia, dari tingkat hukuman 50% yang berlaku sejak Agustus.

