Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan potensi dampak konflik global terhadap perekonomian Jakarta, menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menilai perang, baik yang berdampak langsung maupun tidak langsung, dapat memicu kenaikan harga barang.
Pramono menyoroti kemungkinan gangguan jalur transportasi internasional, terutama di kawasan Selat Hormuz yang dikenal sebagai salah satu jalur distribusi energi dunia. Menurutnya, apabila jalur tersebut terganggu, rantai pasok global berpotensi terdampak dan dapat berimbas pada lonjakan harga.
Ia menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan situasi global dan berupaya menjaga stabilitas Jakarta, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Pramono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas ibu kota di tengah dinamika internasional.
Dalam perkembangan terkait, diketahui militer Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran, termasuk Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, dan Teheran. Presiden AS Donald Trump menyebut operasi tersebut sebagai langkah besar dan berkelanjutan untuk melindungi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.

