Pakar Politik dan Militer Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, menilai operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran tidak hanya didorong faktor keamanan, tetapi juga memiliki dimensi strategis yang lebih luas.
Menurut Selamat, operasi tersebut dapat dibaca sebagai upaya melemahkan struktur komando Iran sekaligus membatasi pengaruh regional Teheran di Timur Tengah. Ia menyampaikan pandangannya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (1/3/2026).
Di sisi lain, Selamat mengatakan otoritas Iran menyatakan akan memberikan respons yang setimpal atas serangan tersebut. Laporan dari kawasan Teluk juga disebut menunjukkan peningkatan kesiapsiagaan militer, serta adanya potensi serangan balasan yang dapat memperluas konflik.
Ia memperingatkan, eskalasi ini bisa berkembang menjadi konflik regional yang lebih luas apabila situasi tidak segera mereda. Selamat menilai Iran memiliki jaringan aliansi dan kelompok proksi di beberapa negara kawasan, yang berpotensi memperluas medan konflik.
Selain risiko perluasan konflik, Selamat menyebut eskalasi militer diyakini dapat memicu kekhawatiran di pasar global.
Terkait dampaknya bagi Indonesia, Selamat menilai konflik berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi melalui kenaikan harga minyak mentah, tekanan nilai tukar, serta gangguan pada rantai pasok global. Dari sisi diplomasi, ia menilai Indonesia menghadapi tantangan untuk menjaga prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah meningkatnya polarisasi global.
Selamat juga menyinggung kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Ia menilai jika kabar tersebut benar, Iran akan memasuki fase transisi kepemimpinan yang sangat sensitif, dan perubahan mendadak di pucuk kepemimpinan berpotensi memicu dinamika politik internal yang kompleks.
Menurutnya, masyarakat internasional kini menunggu konfirmasi resmi dari otoritas Iran terkait kondisi Pemimpin Tertinggi serta langkah selanjutnya dari kedua belah pihak. Selamat mengatakan banyak pihak berharap jalur diplomasi tetap terbuka untuk mencegah konflik yang lebih luas dan dampak kemanusiaan yang lebih besar.

