BERITA TERKINI
Menilik Peran NGO Little Project dalam Krisis Palestina dan Diplomasi Masyarakat Indonesia

Menilik Peran NGO Little Project dalam Krisis Palestina dan Diplomasi Masyarakat Indonesia

Diplomasi kerap dipandang sebagai salah satu instrumen politik penting untuk meredam eskalasi konflik yang dipicu perebutan kepentingan. Dalam perkembangannya, diplomasi tidak hanya dijalankan melalui jalur resmi antarnegara, tetapi juga melalui pendekatan yang lebih lunak (soft diplomacy) yang menonjolkan nilai sosial dan budaya, termasuk gerakan kemanusiaan oleh masyarakat.

Diplomasi dan pergeseran peran aktor

Secara etimologis, diplomasi berasal dari kata Yunani diploun yang berarti “melipat”, merujuk pada surat jalan logam pada masa itu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diplomasi diartikan sebagai urusan atau penyelenggaraan hubungan resmi antara satu negara dengan negara lain, yang umumnya diwakili oleh diplomat.

Namun, seiring perubahan situasi global, aktor diplomasi tidak lagi terbatas pada negara dan kekuatan politik. Soft diplomacy muncul sebagai pendekatan yang digunakan untuk mencapai kepentingan melalui nilai-nilai sosial dan budaya. Dalam konteks ini, masyarakat juga dapat berperan dalam membentuk wajah hubungan internasional, terutama lewat kerja-kerja kemanusiaan.

Tantangan global dan respons kemanusiaan

Berbagai tantangan dunia saat ini tidak hanya berasal dari bencana alam, tetapi juga dari ancaman artifisial seperti peperangan yang dipicu perebutan kekuasaan, pengaruh, dan sumber daya alam yang terbatas. Dalam situasi seperti itu, respons kemanusiaan menjadi salah satu bentuk kontribusi yang dapat dilakukan lintas negara.

Dalam narasi yang disampaikan, Indonesia digambarkan memiliki kepedulian terhadap nilai keamanan dan kesejahteraan manusia. Kepedulian ini tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga didukung oleh gerakan diplomasi masyarakat, baik oleh individu maupun secara kolektif melalui organisasi kemanusiaan nonpemerintah (Non-Government Organization/NGO).

Profil Little Project dan program utamanya

Little Project disebut sebagai organisasi nonpemerintah (NGO) berasas non-profit dalam naungan hukum Indonesia, terdaftar pada Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor AHU -- 0006960.AH.01.04. Tahun 2020. Organisasi ini berfokus pada isu-isu kemanusiaan di Indonesia dan dunia serta memiliki enam program utama.

  • Food for feed (kebutuhan pangan)

  • Qurbani project (qurban nasional dan internasional)

  • Winter project (bantuan musim dingin)

  • Ramadhan project (iftar bersama dan paket Ramadhan)

  • Education care (madrasah dan sekolah)

  • Spread the da'wah (pendidikan menembus pelosok)

Palestina dalam kerja kemanusiaan Little Project

Palestina disebut sebagai salah satu wilayah yang menjadi bagian dari proyek kemanusiaan Little Project. Dalam penjelasannya, Little Project menyampaikan visi untuk menjadi organisasi sosial profesional terbesar dan terpercaya di Indonesia yang berlandaskan prinsip ketaqwaan kepada Allah dan nilai-nilai keindonesiaan, serta berkontribusi pada perbaikan kualitas manusia, pemerataan kesejahteraan, dan keadilan di seluruh dunia.

Kerja-kerja tersebut diposisikan sebagai representasi diplomasi masyarakat dari sudut pandang kemanusiaan. Dalam tulisan ini, program-program Little Project dinilai menggambarkan upaya masyarakat Indonesia dalam menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, termasuk bagi masyarakat sipil Palestina yang terdampak konflik Israel-Palestina.

Diplomasi warga dan hubungan orang-ke-orang

Kegiatan kemanusiaan yang dijalankan NGO seperti Little Project juga dikaitkan dengan konsep diplomasi warga, yang dipahami sebagai akar hubungan luar negeri melalui kontak orang-ke-orang antara warga negara dari berbagai negara. Pelakunya dapat berasal dari beragam latar, seperti profesional, sukarelawan, pelajar, maupun pelancong.

Dalam kerangka itu, peran organisasi kemanusiaan dipandang sebagai salah satu bentuk partisipasi publik yang dapat memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam hubungan internasional, terutama di tengah situasi konflik berkepanjangan.