Jakarta — Ketegangan geopolitik kembali menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir. Konflik yang muncul bersamaan di sejumlah kawasan strategis memicu kekhawatiran bahwa potensi pecahnya Perang Dunia III bukan lagi sekadar spekulasi.
Dinamika di Timur Tengah, Eropa Timur, hingga Asia Timur dinilai bergerak ke arah yang semakin berisiko dan sulit diprediksi. Amerika Serikat disebut menunjukkan sikap tegas dalam menjaga serta memperluas kepentingan strategisnya, termasuk pernyataan Presiden Donald Trump terkait Greenland yang kembali menuai penolakan dari sejumlah pihak.
Di sisi lain, Iran menyampaikan peringatan keras agar negara lain tidak mencampuri urusan dalam negerinya karena dinilai dapat memperburuk situasi. Perkembangan ini turut membuat kekhawatiran publik terhadap eskalasi konflik global kembali mencuat.
Dalam laporan yang dikutip dari Unilad, sejumlah analis memetakan negara dan kawasan yang diperkirakan menjadi wilayah paling tidak aman apabila konflik global berskala besar benar-benar terjadi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Amerika Serikat dan Rusia
Amerika Serikat dan Rusia disebut berpotensi menjadi target utama dalam skenario Perang Dunia III. Keduanya merupakan kekuatan militer terbesar di dunia dengan persenjataan canggih, termasuk senjata strategis. Peran dominan kedua negara dalam geopolitik global membuat wilayah mereka dinilai rawan menjadi sasaran serangan maupun pusat operasi militer. Meski Amerika Serikat sejauh ini masih menahan diri untuk tidak melakukan aksi militer langsung terhadap Iran, ketegangan dinilai tetap tinggi.
2. Timur Tengah
Kawasan Timur Tengah juga masuk dalam daftar wilayah paling berisiko. Sejumlah negara di kawasan ini terlibat konflik berkepanjangan, termasuk ketegangan antara Iran dan Israel. Selain konflik regional, Timur Tengah juga menjadi pusat kepentingan negara-negara besar dunia, sehingga berpotensi menjadi titik awal meluasnya perang berskala global.
3. Taiwan
Di Asia, Taiwan dinilai sebagai salah satu wilayah yang paling rawan. Hubungan Taiwan dan China memiliki sejarah panjang dan kompleks, dengan ketegangan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Jika konflik global pecah, para analis menilai China berpotensi kembali berupaya merebut Taiwan, yang dapat memicu keterlibatan negara-negara lain dan memperluas konflik di kawasan Asia-Pasifik.
4. Korea Utara
Korea Utara juga disebut sebagai kawasan berisiko tinggi. Negara tersebut diketahui memiliki hubungan erat dengan Rusia dan telah menunjukkan kemampuan militernya dalam beberapa tahun terakhir. Laporan terakhir menyebut Korea Utara telah mengirim pasukan serta persenjataan untuk mendukung Rusia dalam konflik di Ukraina. Situasi ini memicu kekhawatiran akan adanya pertukaran teknologi militer yang dapat meningkatkan eskalasi konflik global.

