BERITA TERKINI
Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Warga Jaga Kondusivitas Jakarta di Tengah Ketegangan Global

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Warga Jaga Kondusivitas Jakarta di Tengah Ketegangan Global

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak seluruh warga menjaga keteduhan dan keamanan Ibu Kota di tengah meningkatnya ketegangan global menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran yang kemudian dibalas oleh Iran.

Pramono menilai situasi dunia saat ini sedang tidak dalam kondisi baik. Pernyataan itu disampaikannya di sela Safari Ramadan 1447H bersama ulama dan umara se-Jakarta di Pesantren Al Hamid Putra, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu, 28 Februari 2026.

“Hari ini telah terjadi serangan oleh Israel dan Amerika ke Iran dan kemudian Iran juga sudah membalas. Ini pasti kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja,” ujar Pramono.

Di tengah dinamika tersebut, ia meminta seluruh elemen masyarakat tetap menjaga stabilitas dan kenyamanan Jakarta. Pramono berharap kondusivitas Ibu Kota tetap terjaga.

“Mari kita semua menjaga Jakarta bersama-sama karena hal ini menjadi tugas kita bersama. Saya betul-betul berharap keteduhan, kenyamanan, keselamatan, kegembiraan, dan kebahagiaan warga Jakarta perlu kita jaga bersama,” katanya.

Pramono juga menyinggung kegiatan keagamaan yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia mengatakan baru saja membuka Jakarta Ramadan Festival di kawasan Bundaran HI pada Jumat, 27 Februari 2027. Dalam pembukaan itu, sebanyak 1.300 pemain rebana membawakan syiar lagu-lagu religi.

“Ini pertama kalinya 1.300 rebana dinyanyikan, syiar lagu-lagu agama kita,” ujarnya. Ia menambahkan, rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga setelah Ramadan sampai perayaan Lebaran Idulfitri.

Dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mengusung tema “Mudik ke Jakarta”. Pramono mengatakan, jika selama ini masyarakat identik dengan mudik ke daerah asal, kali ini Jakarta ingin menjadi tujuan.

“Selama ini kalau mudik ke mana-mana, sekarang ini mari kita mudik ke Jakarta,” ujarnya.

Untuk mendukung tema tersebut, Pemprov DKI akan memberikan insentif pajak yang diharapkan menghadirkan potongan harga dan diskon di Jakarta. Selain itu, pemerintah juga berencana menggratiskan seluruh sarana transportasi umum di Jakarta pada Hari Raya Idulfitri mendatang.

“Kami juga akan menggratiskan sarana transportasi umum pada saat Hari Raya Idulfitri yang akan kita rayakan bersama nanti,” kata Pramono.

Melalui berbagai langkah itu, Pemprov DKI berharap suasana Ramadan dan Idulfitri di Jakarta tetap berlangsung aman dan nyaman di tengah dinamika global.