JAKARTA — Di tengah situasi global yang diwarnai ketegangan, konflik, dan polarisasi, Indonesia kembali menunjukkan peran diplomatiknya melalui kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam forum Board of Peace (BOP). Kehadiran tersebut dipandang sebagai upaya untuk menjaga harapan perdamaian melalui jalur diplomasi.
Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Addin Jauharudin, menilai langkah Presiden Prabowo di Board of Peace sebagai strategi yang tenang namun tegas. Menurutnya, partisipasi Indonesia dalam forum itu menghadirkan posisi Indonesia sebagai jembatan dialog di tengah dunia yang terbelah.
Board of Peace disebut sebagai ruang pertemuan para pemimpin dan tokoh dunia untuk membahas resolusi konflik, stabilitas global, serta solusi kemanusiaan. Dalam forum tersebut, Indonesia dinilai tidak tampil dengan pendekatan yang keras, tetapi membawa pesan yang jelas bahwa perdamaian perlu diperjuangkan secara bersama-sama.
Melalui partisipasi di BOP, Indonesia menegaskan bahwa diplomasi tidak semata agenda protokoler, melainkan bagian dari ikhtiar untuk mendorong terciptanya dunia yang lebih damai.

