BERITA TERKINI
Rabobank: Geopolitik Membentuk Ulang Ekonomi Global, Data Makro Kian Kurang Menentukan

Rabobank: Geopolitik Membentuk Ulang Ekonomi Global, Data Makro Kian Kurang Menentukan

Rabobank menilai dinamika geopolitik kini membentuk kembali ekonomi dunia secara “real-time”, sehingga sejumlah indikator makroekonomi yang bersifat tertinggal menjadi semakin kurang relevan. Meski demikian, bank tersebut mencatat pekan ini tetap dipenuhi agenda rilis data penting dari berbagai negara dan kawasan.

Dalam catatan Rabobank, rangkaian publikasi yang dipantau mencakup PMI global, inflasi (IHK) Zona Euro, produk domestik bruto (PDB) Australia, survei ISM Amerika Serikat, Beige Book The Fed, hingga laporan ketenagakerjaan non-farm payrolls (NFP) AS. Untuk NFP, Rabobank menyebutkan perkiraan tingkat pengangguran 4,3% dengan penambahan 60 ribu lapangan kerja.

Jadwal rilis data sepanjang pekan

Senin: Rabobank menyoroti data lapangan pekerjaan Selandia Baru, PMI global, ISM manufaktur AS, sebagian PDB Australia, penjualan ritel Jerman, serta harga rumah Inggris.

Selasa: Agenda meliputi angka pengangguran Jepang dan belanja modal Kuartal IV, disusul persetujuan bangunan Australia, data ketenagakerjaan Spanyol, dan IHK Zona Euro untuk Februari. Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock dijadwalkan berbicara.

Rabu: PDB Kuartal IV Australia dijadwalkan rilis, diikuti PMI jasa global. Dari AS, perhatian tertuju pada survei ketenagakerjaan ADP dan indeks jasa ISM. Beige Book The Fed juga akan diterbitkan, sementara Gubernur Bank of Canada (BoC) Tiff Macklem dijadwalkan menyampaikan pidato.

Kamis: Data perdagangan Australia menjadi pembuka, diikuti produksi industri Prancis, penjualan ritel Zona Euro, laporan pemutusan hubungan kerja Challenger, serta klaim tunjangan pengangguran mingguan AS. Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde juga dijadwalkan berbicara.

Jumat: Sorotan utama adalah non-farm payrolls AS dan penjualan ritel. Rabobank menyebut NFP diperkirakan menunjukkan tingkat pengangguran 4,3% dengan penambahan 60 ribu pekerjaan baru.