NUSA DUA, Bali — Para pemimpin negara-negara G7, sejumlah anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), serta Uni Eropa menggelar rapat darurat di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11/2022). Pertemuan itu dilakukan menyusul terjadinya ledakan di sebuah desa di Polandia yang berbatasan dengan Ukraina.
Hingga saat ini, belum ada kepastian bahwa ledakan tersebut berasal dari rudal Rusia. Pada hari yang sama, Rusia dilaporkan menembakkan 90 rudal ke arah Kyiv dan Lviv. Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan masih ada informasi awal yang mempertanyakan dugaan tersebut dan ia tidak ingin menyimpulkan sebelum penyelidikan tuntas.
“Ada informasi awal yang mempertanyakan itu (dugaan awal bahwa rudal di Polandia itu berasal dari Rusia). Saya tidak ingin mengatakan hal itu sebelum kami menuntaskan penyelidikan,” kata Biden kepada wartawan seusai pertemuan, seperti dikutip Reuters.
Biden menambahkan, “Namun, tampaknya garis lintasan (rudal) tidak menunjukkan (rudal) itu ditembakkan dari Rusia. Namun, akan kita lihat lagi.”
Dipimpin Biden, dihadiri sejumlah pemimpin Eropa
Gedung Putih menyebutkan pertemuan darurat di sela KTT G20 Bali tersebut dipimpin Biden. Di saat yang sama, Presiden Polandia Andrzej Duda dilaporkan menelepon Biden dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk membahas insiden ledakan di negaranya.
Selain Biden, pertemuan itu dihadiri oleh sejumlah pemimpin, yakni:
- Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak
- Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau
- Kanselir Jerman Olaf Scholz
- Presiden Perancis Emmanuel Macron
- Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni
- Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida
- Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen
- Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel
- Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez
- Perdana Menteri Belanda Mark Rutte
Kecuali Jepang, negara-negara yang hadir dalam pertemuan darurat itu merupakan anggota NATO. Polandia juga termasuk anggota aliansi tersebut. Dalam Artikel 5 Piagam NATO, prinsip pertahanan kolektif menyatakan bahwa serangan terhadap satu negara anggota dipandang sebagai serangan terhadap seluruh anggota organisasi.
Rapat digelar sebelum agenda kunjungan ke Tahura Ngurah Rai
Pertemuan dilakukan pada pagi hari, sebelum para pemimpin G20 berkunjung ke Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai untuk meninjau budi daya tanaman bakau sebagai upaya Indonesia mengurangi emisi dan erosi.
Sejumlah kepala negara yang mengikuti rapat darurat itu kemudian hadir di Tahura. Namun, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tidak hadir dan diwakili oleh pejabat teras masing-masing.
Pernyataan Uni Eropa: dukung penyelidikan Polandia
Uni Eropa melalui Komisi Eropa dan Dewan Eropa mengeluarkan pernyataan bersama yang menyebut para peserta rapat darurat mengecam serangan rudal Rusia ke kota-kota di Ukraina.
“Kami juga mengecam ledakan di wilayah Polandia bagian timur yang berbatasan dengan Ukraina,” demikian kutipan pernyataan tersebut.
Para pemimpin menyatakan mendukung penyelidikan Pemerintah Polandia terkait ledakan itu. Mereka juga kembali menyatakan dukungan kepada Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia.

