Iran menjalankan manuver diplomatik dengan Amerika Serikat dalam perundingan di Muscat, Oman, pada awal Februari 2026. Pertemuan itu dilaporkan berakhir tanpa kesepakatan besar.
Meski tidak menghasilkan terobosan, Teheran membingkai hasil perundingan dengan narasi optimistis. Iran menyebutnya sebagai langkah awal yang menjanjikan.
Sementara itu, tarik-ulur antara Iran dan Amerika Serikat disebut memicu kekhawatiran di Israel. Situasi tersebut dikaitkan dengan keinginan Israel untuk melakukan serangan tanpa menunggu persetujuan Presiden AS Donald Trump.

