Johannesburg — Deklarasi KTT G20 2025 di Afrika Selatan menyoroti empat konflik besar dunia yang dinilai memerlukan penyelesaian damai, yakni konflik di Republik Demokratik Kongo, Sudan, Ukraina, dan Palestina. Perang Rusia-Ukraina disebut secara khusus dalam dokumen tersebut.
Deklarasi yang dirilis pada hari pertama KTT G20 di Johannesburg menegaskan sentralitas Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam upaya resolusi damai berbagai konflik. Dokumen itu juga menekankan pentingnya menghindari penggunaan kekuatan dalam menyelesaikan perselisihan.
Juru bicara Presiden Afrika Selatan, Vincent Magwenya, mengatakan Piagam PBB bersama hukum internasional tetap menjadi rujukan utama dalam menyikapi isu-isu sengketa. “Piagam PBB tetap menjadi pedoman utama, bersama dengan hukum internasional, yang menjadi acuan kita dalam melihat atau menyikapi isu-isu sengketa dan menghindari penggunaan kekuatan serta berkomitmen pada penyelesaian konflik secara damai,” kata Magwenya.
Ketika menyinggung pertemuan sejumlah negara Eropa yang membahas rencana perdamaian Amerika Serikat untuk Ukraina di sela-sela KTT, Magwenya menilai forum G20 menjadi tempat yang tepat untuk tujuan tersebut.
KTT G20 berlangsung di Johannesburg pada 22–23 November. Delegasi Rusia dipimpin Maxim Oreshkin, yang menjabat deputi kepala staf kantor eksekutif presiden.
G20 merupakan forum kerja sama multilateral yang beranggotakan 19 negara dan Uni Eropa, dengan fokus pembahasan pada isu-isu ekonomi global untuk mendorong pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif. G20 disebut menyumbang lebih dari 80 persen produk domestik bruto (PDB) dunia, 75 persen perdagangan global, dan sekitar dua pertiga populasi dunia.
Forum ini dibentuk pada 1999 sebagai respons terhadap krisis keuangan global. Awalnya G20 berupa pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral, sebelum pada 2008 ditingkatkan menjadi pertemuan tingkat kepala negara.
Anggota G20 meliputi Afrika Selatan, Arab Saudi, Argentina, Australia, Amerika Serikat, Brasil, Britania Raya, Tiongkok, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Prancis, Rusia, Turki, dan Uni Eropa.

