Phnom Penh — Seorang cendekiawan Kamboja menilai Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO) semakin berperan dalam mendorong perdamaian, keamanan, pembangunan, dan keharmonisan global demi kemakmuran bersama, setelah 24 tahun berdiri.
Kin Phea, Direktur Jenderal Institut Hubungan Internasional Kamboja (International Relations Institute of Cambodia) di bawah Akademi Kerajaan Kamboja (Royal Academy of Cambodia), mengatakan SCO telah berkembang dari mekanisme keamanan regional menjadi institusi multifaset yang mendorong kerja sama politik, ekonomi, dan budaya.
Menurut Phea, perjalanan SCO mencerminkan konsolidasi kelembagaan dan upaya membangun kepercayaan di antara negara-negara anggota yang beragam dengan berlandaskan pada Semangat Shanghai (Shanghai Spirit). Ia menambahkan, prinsip-prinsip tersebut memungkinkan terjadinya dialog konstruktif meskipun terdapat perbedaan historis, etnis, dan strategis.
Phea menyebut SCO kini berfungsi sebagai platform untuk stabilisasi regional dan keterlibatan multilateral. Ia menilai kematangan institusional SCO meningkatkan koordinasi internal serta kemitraan eksternal, sehingga organisasi itu semakin relevan dalam memperkuat kerja sama regional, membangun kepercayaan strategis, dan mendorong koeksistensi damai jangka panjang.
Dalam aspek keamanan, Phea mengatakan SCO memainkan peran penting dengan melembagakan kerangka kerja keamanan kooperatif melalui dialog politik dan inisiatif keamanan bersama. Ia menyoroti Struktur Antiteroris Regional (Regional Anti-Terrorist Structure/RATS) yang dinilai telah meningkatkan pertukaran intelijen lintas batas dan koordinasi operasional untuk memerangi terorisme, separatisme, dan ekstremisme.
Ia juga menyatakan SCO berkontribusi terhadap perdamaian global melalui pencegahan konflik, mediasi diplomatik, serta dukungan normatif bagi multilateralisme. Dengan menangani ancaman tradisional maupun nontradisional, SCO disebut mendukung stabilitas regional dan memberikan model pragmatis bagi pembangunan perdamaian kolaboratif di tengah tatanan global yang terfragmentasi.
Di bidang pembangunan, Phea menilai SCO memfasilitasi kerja sama Selatan-Selatan, mendukung pembangunan infrastruktur penting, dan menekankan pertumbuhan ekonomi inklusif, terutama bagi negara-negara berkembang yang menjadi anggotanya. Selain itu, SCO juga disebut menangani tantangan transnasional seperti terorisme, ancaman siber, dan perubahan iklim.
Phea menambahkan kerja sama ekonomi SCO memperoleh momentum strategis dan dinilai selaras dengan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra untuk meningkatkan konektivitas antarkawasan serta pembangunan berkelanjutan.

