BERITA TERKINI
Trump Ajak Sejumlah CEO Raksasa AS dalam Kunjungan ke China, Ini Daftarnya

Trump Ajak Sejumlah CEO Raksasa AS dalam Kunjungan ke China, Ini Daftarnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan membawa sejumlah petinggi perusahaan besar AS dalam kunjungan ke China pekan ini. Lawatan tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dagang dan investasi antara dua ekonomi terbesar dunia, di tengah meredanya ketegangan perang dagang.

Berdasarkan laporan Reuters, rombongan pelaku usaha yang ikut antara lain CEO Apple Tim Cook, CEO GE Aerospace Larry Culp, serta CEO Boeing Kelly Ortberg. Sejumlah eksekutif lain juga tercantum dalam daftar, termasuk Dina Powell McCormick dari Meta, CEO BlackRock Larry Fink, CEO Blackstone Stephen Schwarzman, CEO Micron Technology Sanjay Mehrotra, CEO Mastercard Michael Miebach, CEO Qualcomm Cristiano Amon, serta CEO Visa Ryan McInerney.

CEO Cisco Chuck Robbins sempat diundang oleh Gedung Putih, namun batal hadir karena Cisco dijadwalkan merilis laporan keuangan pada pekan yang sama.

Dalam kunjungan tersebut, Amerika Serikat dan China diperkirakan akan menyepakati pembentukan forum untuk mempermudah kerja sama perdagangan dan investasi bilateral. China juga disebut berpotensi mengumumkan pembelian produk-produk asal AS, termasuk pesawat Boeing, produk pertanian, dan energi. Pengumuman kesepakatan bisnis berskala besar kerap dilakukan dalam pertemuan tingkat tinggi Washington–Beijing sebagai simbol membaiknya hubungan ekonomi kedua negara.

Rombongan pebisnis lain yang disebut ikut dalam perjalanan ini mencakup Brian Sikes dari Cargill, Jim Anderson dari Coherent, serta Jacob Thaysen dari Illumina.

Selain isu perdagangan, kedua negara juga akan membahas kemungkinan memperpanjang gencatan sementara perang dagang yang selama ini memungkinkan aliran mineral tanah jarang (rare earth) dari China ke AS tetap berjalan. Pembahasan mengenai rare earth dinilai penting karena China merupakan pemasok utama mineral strategis tersebut yang dibutuhkan industri teknologi dan pertahanan global.

CEO Boeing Kelly Ortberg sebelumnya menyatakan perusahaan berharap pemerintahan Trump dapat membantu membuka jalan bagi pesanan besar dari China yang telah lama tertunda. Sumber industri menyebut China dan Boeing tengah membahas potensi kesepakatan pembelian sekitar 500 unit pesawat 737 MAX serta puluhan pesawat berbadan lebar yang menggunakan mesin dari GE Aerospace.

Jika terealisasi, kesepakatan itu disebut berpotensi menjadi pesanan besar pertama China kepada Boeing sejak 2017 dan dapat menjadi salah satu transaksi pesawat terbesar dalam sejarah.

Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang dipastikan tidak ikut dalam lawatan Trump ke Beijing. Sumber Reuters menyebut Huang tidak mendapat undangan karena fokus utama kunjungan saat ini lebih diarahkan pada sektor pertanian dan penerbangan komersial.

Meski demikian, hubungan Trump dengan Huang disebut cukup erat. Pemerintah AS juga telah menyetujui ekspor chip AI H200 Nvidia ke China, namun penjualan chip tersebut masih terkendala proses perizinan dari pemerintah China.

Pertemuan terakhir Trump dengan Presiden China Xi Jinping berlangsung di Korea Selatan pada Oktober lalu. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin sepakat menunda eskalasi perang dagang yang sebelumnya ditandai tarif tinggi AS terhadap barang China serta ancaman pembatasan ekspor rare earth oleh Beijing.