Petenis muda Eliot Spizzirri menilai penerapan aturan panas dalam pertandingan melawan Jannik Sinner terjadi pada “waktu yang lucu”, merujuk pada momen ketika ia sedang memimpin di set ketiga.
Dalam pertandingan tersebut, Spizzirri disebut berada dalam posisi bagus pada set ketiga saat Sinner mengalami kesulitan akibat kram di tengah kondisi cuaca yang terik. Namun, pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit karena panas, dan setelah itu jalannya laga berbalik.
Spizzirri mengatakan ia tidak tahu apakah penghentian itu “menyelamatkan” lawannya, tetapi mengakui sempat tersenyum ketika aturan panas diberlakukan. Menurutnya, penerapan aturan itu terasa bertepatan dengan momen ia unggul 3-1 di set ketiga.
Ia juga menjelaskan bahwa pada gim ketika kedudukan 2-1 di set ketiga, indeks panas telah mencapai angka yang membuat aturan panas berlaku. Karena itu, ia memahami bahwa setelah gim tersebut selesai—baik ia mematahkan servis Sinner maupun Sinner mampu bertahan—panitia akan menutup atap.
Spizzirri menambahkan, situasi itu terasa “lucu” karena terjadi sesaat setelah ia melakukan break dan melihat Sinner tampak terhuyung-huyung.

