Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, pernah menegaskan sikap Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam pernyataannya, Soekarno menyatakan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada rakyat Palestina, Indonesia akan tetap berdiri menentang penjajahan Israel.
Pernyataan tersebut mencerminkan posisi politik luar negeri Indonesia pada masa itu yang menempatkan penolakan terhadap penjajahan sebagai prinsip. Sikap ini juga menunjukkan dukungan Indonesia terhadap hak bangsa Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan memperoleh kemerdekaan.
Melalui penegasan itu, Soekarno mengaitkan perjuangan Palestina dengan semangat anti-kolonialisme yang menjadi bagian penting dari identitas Indonesia setelah merdeka. Pesan yang disampaikan menegaskan bahwa dukungan Indonesia tidak bersifat sementara, melainkan bergantung pada terwujudnya kemerdekaan Palestina.

