BERITA TERKINI
Trump Klaim Tahu Kandidat Pengganti Khamenei, Nilai Peluang Diplomasi Lebih Terbuka Usai Serangan

Trump Klaim Tahu Kandidat Pengganti Khamenei, Nilai Peluang Diplomasi Lebih Terbuka Usai Serangan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah mengetahui sejumlah kandidat kuat yang berpotensi menggantikan Ayatollah Ali Khamenei, menyusul tewasnya pemimpin tertinggi Iran itu dalam serangan militer Amerika Serikat dan Israel. Trump juga menilai perubahan kepemimpinan di Teheran justru membuka peluang baru menuju diplomasi.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon dengan CBS News, Trump mengatakan serangan yang menewaskan Khamenei berjalan efektif dan menimbulkan dampak strategis yang signifikan. Saat ditanya mengenai kemungkinan solusi diplomatik, ia menyebut situasinya kini lebih mudah dibanding sehari sebelumnya.

“Jauh lebih mudah sekarang dibanding sehari lalu, tentu saja. Karena mereka terpukul sangat keras,” kata Trump.

Trump juga menyebut operasi tersebut sebagai “hari besar bagi negara ini dan hari besar bagi dunia”. Ia menegaskan hasil serangan itu menunjukkan posisi Amerika Serikat dan sekutunya berada di atas angin.

Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa Khamenei, yang telah memimpin Iran hampir 37 tahun, tewas dalam rangkaian serangan tersebut. Sumber yang dikutip CBS News menyebutkan sekitar 40 pejabat Iran juga dilaporkan tewas dalam operasi militer itu.

Di sisi lain, Trump mengisyaratkan dirinya telah mengetahui sosok-sosok yang berpeluang menggantikan Khamenei. “Ada beberapa kandidat yang bagus,” ujarnya, tanpa membeberkan identitas maupun latar belakang figur yang dimaksud. Pernyataan tersebut memicu spekulasi bahwa Washington telah memetakan skenario suksesi di Iran pasca-Khamenei.

Meski demikian, situasi keamanan di kawasan dilaporkan masih memanas. Iran melancarkan serangan balasan berupa rudal balistik ke Israel serta serangan terhadap sekutu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Trump mengatakan respons tersebut sudah diperkirakan. “Itu memang yang kami perkirakan,” katanya. Namun ia menambahkan bahwa skala serangan balasan Iran sejauh ini dinilai lebih kecil dari yang diantisipasi. “Kami kira akan dua kali lipat. Sejauh ini, lebih rendah dari yang kami pikirkan,” ujar Trump, sembari menegaskan kondisi tetap dinamis.