BERITA TERKINI
Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Prioritas di Tengah Tekanan Krisis Global

Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Prioritas di Tengah Tekanan Krisis Global

Presiden Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan dan menjadi prioritas utama kebijakan nasional, meski situasi ekonomi global menekan banyak negara untuk memperketat anggaran. Ia menyatakan pemenuhan gizi rakyat, terutama anak-anak, tidak boleh dikorbankan oleh tekanan krisis.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis dan pengamat yang ditayangkan melalui kanal YouTube resminya pada Minggu (22/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa pilihan kebijakan yang diambilnya berangkat dari pengalaman melihat langsung kondisi anak-anak dengan stunting saat masa kampanye.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” kata Prabowo. Ia juga menggambarkan kondisi anak-anak yang ditemuinya di sejumlah daerah. “Anda enggak lihat anak-anak yang stunting. Saya lihat. Umur 11 tahun, badannya seperti anak 4 tahun,” ujarnya.

Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa anggaran negara mencukupi untuk mendukung keberlanjutan program, selama dialokasikan secara tepat dan tidak mengalami kebocoran. “Saya haqul yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada. Kita mampu,” katanya.

Dalam pernyataannya, Prabowo juga menyampaikan kesiapannya mempertaruhkan kepemimpinannya hingga 2029 sebagai bentuk keseriusan menjalankan program MBG. Sikap ini muncul di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang disebut berpengaruh pada harga energi dan stabilitas ekonomi dunia, sehingga mendorong sebagian pihak meminta pemerintah lebih selektif dalam belanja negara.

Namun, Prabowo menilai efisiensi anggaran tidak semestinya dilakukan dengan mengorbankan kebutuhan dasar masyarakat. Ia mengisyaratkan penghematan dapat diarahkan pada sektor lain yang tidak bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat.

Program MBG dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menekan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, komitmen tersebut juga menuntut tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel, serta pengawasan ketat agar program tidak membuka peluang penyimpangan.

Melalui penegasan itu, Prabowo menempatkan pemenuhan gizi anak sebagai prioritas yang tidak ditawar, dengan pesan bahwa tidak semestinya ada anak Indonesia yang tumbuh dalam kondisi kelaparan.