Pemerintah tengah mendetailkan kajian mengenai opsi pemotongan gaji jajaran Kabinet dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Langkah ini dipertimbangkan sebagai bagian dari antisipasi menghadapi dampak krisis global sekaligus upaya menekan defisit anggaran negara.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan opsi tersebut masih berada dalam tahap pembahasan dan kajian mendalam. “(Opsi itu) sedang kita detailkan kajiannya,” ujarnya usai memimpin rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
Prasetyo menjelaskan, pertimbangan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi nasional, meskipun Indonesia saat ini disebut belum memasuki fase krisis.
Di sisi lain, pemerintah juga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional masih aman di tengah ketegangan global akibat konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran.
Menurut Prasetyo, cadangan BBM Indonesia masih mencukupi untuk 21 hingga 25 hari ke depan, sesuai standar nasional yang disesuaikan dengan kapasitas penyimpanan. “Meskipun dari sisi pasokan BBM kita tidak perlu khawatir karena stok masih aman. Mekanisme penyimpanan itu kan begitu kosong akan diisi kembali,” katanya.
Ia menambahkan, rentang cadangan tersebut tidak berarti minyak akan habis setelah jangka waktu itu, melainkan merupakan bagian dari sistem rotasi pengisian dalam penyimpanan energi nasional.

