Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan terus memperkuat perannya di tingkat internasional untuk mendorong solidaritas global bagi Palestina. Langkah ini disebut penting sebagai bagian dari respons terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah tersebut.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menekankan perlunya langkah strategis global untuk merespons situasi yang berkembang. Ia menilai komunitas internasional perlu membangun seruan bersama kepada negara dan masyarakat dunia agar meningkatkan tekanan melalui langkah politik dan ekonomi terhadap pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas konflik.
“Perlu ada langkah bersama dari komunitas global untuk merespons krisis kemanusiaan yang terjadi,” kata Sudarnoto di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Sudarnoto juga menilai eskalasi konflik yang meluas telah memicu krisis global. Karena itu, ia menekankan peran organisasi masyarakat sipil di berbagai negara dinilai krusial untuk membangun tekanan moral dan politik.
Di dalam negeri, MUI mendorong penguatan koordinasi bersama elemen masyarakat sipil dengan pemerintah agar konsistensi komitmen dalam membela Palestina tetap terjaga. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan.
Selain itu, Sudarnoto menyoroti tingginya solidaritas internasional yang terlihat dalam forum Global Sumud Parliamentary Congress di Brussel pada 22 April lalu.