Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pernyataan kontroversial seorang warga negara Indonesia (WNI) yang disebut sebagai alumnus penerima beasiswa negara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di media sosial. Pernyataan tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan warganet.
Polemik bermula dari unggahan pemilik akun @sasetyaningtyas yang menyatakan, “cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan.”
Menanggapi hal itu, Purbaya menyampaikan komentarnya dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta pada Senin (23/2/2026). “Temen-temen ada yang meledek, termasuk ada yang kemarin tuh, yang dibilang anaknya jangan warga negara Indonesia. Mungkin 20 tahun lagi dia akan nyesel, karena 20 tahun lagi ekonomi kita akan bagus banget,” ujar Purbaya.
Pernyataan Purbaya disampaikan saat memaparkan kondisi ekonomi global dan domestik dalam presentasi realisasi kinerja APBN hingga Januari 2026.
Dalam paparannya, Purbaya menyebut kondisi ekonomi global relatif tangguh (resilient) di tengah perkembangan terbaru, yakni keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan tarif dagang resiprokal yang ditetapkan Presiden Donald Trump.
Sementara itu, ia menyampaikan ekonomi domestik masih terkendali. Hal tersebut, menurutnya, tercermin dari sejumlah indikator ekonomi, termasuk indeks keyakinan konsumen, indeks manufaktur, dan indikator lainnya.

