BERITA TERKINI
Menkeu: Ketahanan Indonesia Hadapi Krisis Energi Global Peringkat Kedua Dunia

Menkeu: Ketahanan Indonesia Hadapi Krisis Energi Global Peringkat Kedua Dunia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Indonesia memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi krisis energi global, baik di tingkat negara-negara G-20 maupun kawasan ASEAN.

Dalam data global yang ia paparkan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/5/2026), Indonesia menempati peringkat kedua dengan skor 77 persen. Peringkat pertama ditempati Afrika Selatan dengan skor 79 persen.

Menurut paparan tersebut, Indonesia berada di atas sejumlah negara lain, antara lain China (76 persen), Amerika Serikat (70 persen), Australia (68 persen), Swedia (66 persen), Pakistan (65 persen), Rumania (64 persen), dan Peru (63 persen).

Purbaya menilai capaian itu menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah tekanan krisis energi dan dinamika global. Ia meminta publik tetap waspada, namun tidak bereaksi berlebihan.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menanggapi isu yang menyebut perekonomian Indonesia berpotensi mengalami krisis seperti 1998. Ia menilai anggapan tersebut tidak didukung data yang akurat dan tidak mencerminkan kondisi ekonomi saat ini.

Ia menjelaskan, pada periode 1997–1998, perubahan politik terjadi setelah ekonomi mengalami resesi selama satu tahun penuh. Sementara saat ini, menurutnya, ekonomi Indonesia belum berada dalam kondisi resesi dan masih dalam fase ekspansi serta akselerasi.