BERITA TERKINI
Mendikdasmen Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka Meski Ada Wacana Efisiensi Energi

Mendikdasmen Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka Meski Ada Wacana Efisiensi Energi

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak akan terdampak wacana efisiensi energi yang tengah disiapkan pemerintah. Ia memastikan pembelajaran tetap berjalan normal dengan skema tatap muka penuh.

“Pembelajaran akan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” kata Abdul Mu’ti kepada awak media, Selasa (24/3). Ia menyebut hak anak untuk berinteraksi dan menyerap ilmu dari guru tetap diberikan secara normal melalui pembelajaran tatap muka lima hari dalam sepekan.

Wacana efisiensi energi mengemuka di tengah pembahasan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang dikaitkan dengan situasi global. Dalam sidang kabinet pertengahan Maret, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih menyusun strategi penghematan BBM untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari perang di Asia Barat.

Seiring pembahasan tersebut, sektor pendidikan sempat ikut disorot. Pekan lalu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno sempat menyampaikan rencana penerapan pembelajaran hybrid atau gabungan daring dan luring pada April 2026, yang disebut akan disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran.

Namun, kekhawatiran mengenai dampak pembelajaran jarak jauh terhadap anak kembali mencuat. Isu learning loss—kemunduran kemampuan akademik dan sosial akibat berkurangnya interaksi langsung—menjadi pertimbangan utama dalam pembahasan lintas kementerian.

Menurut laporan tersebut, pembicaraan lintas kementerian kemudian mengerucut pada kesimpulan bahwa tidak ada urgensi untuk kembali menerapkan pembelajaran daring. Pratikno disebut sepakat dengan Abdul Mu’ti bahwa sektor vital seperti pendidikan dan kesehatan tidak menjadi sasaran kebijakan penghematan energi dan harus tetap beroperasi secara optimal.