PALANGKA RAYA — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kalimantan Tengah menyoroti isu krisis global, termasuk perang di Iran, yang dinilai berdampak pada dunia ketenagakerjaan. Isu tersebut mengemuka dalam dialog dan rangkaian kegiatan yang digelar Forum Silaturahmi Serikat Pekerja Serikat Buruh Kalimantan Tengah di Bundaran Besar Palangka Raya.
Ketua Panitia Pelaksana, Bosh Valentino, mengatakan peringatan May Day tahun ini mengusung tema “Ketenagakerjaan di tengah krisis global” sebagai refleksi atas berbagai tantangan yang dihadapi dunia kerja. Menurutnya, tema tersebut juga menjadi pengingat pentingnya penguatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.
Ia menegaskan, peringatan May Day menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan antarkomponen ketenagakerjaan. Kegiatan itu juga disebut sebagai momentum membangun semangat kolektif dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan di tengah dinamika global.