BERITA TERKINI
LPMB UMS Gelar Penyegaran Pengajar BIPA, Tekankan Pembelajaran Komunikatif dan Diplomasi Bahasa

LPMB UMS Gelar Penyegaran Pengajar BIPA, Tekankan Pembelajaran Komunikatif dan Diplomasi Bahasa

Lembaga Pengembangan dan Mutu Bahasa (LPMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan penyegaran bagi pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di lingkungan UMS, Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung B.1.2 tersebut merupakan kerja sama LPMB UMS dengan Pusdaya Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dengan tema “Penyegaran Kompetensi Pedagogi Pengajar BIPA dalam Pembelajaran yang Komunikatif dan Kontekstual,” kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pengajar agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pemelajar asing, sekaligus sejalan dengan perkembangan diplomasi bahasa Indonesia di tingkat global.

Dua narasumber dihadirkan dalam agenda ini. Kepala Bidang dan Kemitraan Diplomasi Bahasa, Dony Setiawan, S.S., M.Pd., menyampaikan materi mengenai Standar Kompetensi Pengajar BIPA Aspek Pedagogi. Sementara Ketua Tim Kerja BIPA Pusdaya, Iyus Yusuf, S.S., memaparkan Standar Kompetensi Pengajar BIPA Aspek Diplomasi dan Industri.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB dan diikuti para pengajar BIPA UMS. Sepanjang sesi, peserta terlibat aktif, terutama saat diskusi dan berbagi pengalaman mengajar.

Dalam pemaparannya, Dony Setiawan menekankan pentingnya penguasaan pedagogi yang adaptif. Menurut dia, pengajar BIPA tidak hanya dituntut menguasai bahasa Indonesia, tetapi juga perlu mampu merancang pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan sesuai latar budaya pemelajar. Ia menyebut standar kompetensi menjadi bekal agar pengajaran BIPA semakin profesional dan memiliki daya saing internasional.

Salah satu peserta menilai kegiatan tersebut menambah wawasan, termasuk terkait peluang pengembangan karier. Peserta itu menyebut, selain memperkaya metode mengajar, kegiatan ini membantu memahami prospek profesi pengajar BIPA, termasuk kesempatan mengajar di luar negeri sebagai bagian dari diplomasi bahasa Indonesia.

Melalui kegiatan penyegaran ini, LPMB UMS berharap para pengajar BIPA semakin siap mengimplementasikan standar kompetensi yang ditetapkan serta berkontribusi memperluas peran bahasa Indonesia di kancah internasional. LPMB UMS juga menyatakan kegiatan serupa direncanakan berlangsung berkelanjutan sebagai dukungan terhadap peningkatan mutu layanan BIPA di UMS.