BERITA TERKINI
Inggris Tinjau Rencana Penjatahan BBM untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Energi Global

Inggris Tinjau Rencana Penjatahan BBM untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Energi Global

Pemerintah Inggris tengah meninjau rencana penjatahan darurat bahan bakar minyak (BBM) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan energi global. Dalam skema yang sedang dikaji, sektor-sektor penting seperti National Health Service (NHS) dan kepolisian akan diprioritaskan untuk memperoleh akses pasokan bahan bakar apabila terjadi krisis.

Kekhawatiran mengenai kemungkinan penjatahan meningkat seiring memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi disebut semakin kompleks setelah Iran dilaporkan memblokir Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia.

Ketegangan dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas strategis Iran pada akhir Februari. Serangan tersebut kemudian dibalas Teheran dengan menyerang sejumlah target di kawasan.

Perusahaan teknologi otomotif Regit melaporkan bahwa pemerintah Inggris menegaskan langkah peninjauan ini bersifat pencegahan dan bukan indikasi akan terjadi krisis pasokan dalam waktu dekat. Anggota parlemen dari Partai Buruh, Dan Tomlinson, juga menyatakan pemerintah masih memantau perkembangan situasi sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

“Saat ini masih terlalu dini untuk memastikan dampak krisis ini dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Tomlinson.

Ia menambahkan, lonjakan harga energi mulai dirasakan masyarakat, terutama untuk kebutuhan pemanas rumah berbasis minyak. “Dalam dua minggu terakhir terjadi kenaikan tajam biaya minyak pemanas. Pemerintah telah mengalokasikan dukungan sebesar 50 juta pound untuk membantu masyarakat yang terdampak,” katanya.

Pemerintah Inggris juga mengonfirmasi sedang mengkaji ulang rencana darurat energi nasional untuk memastikan perlindungan terhadap layanan publik jika terjadi gangguan signifikan pada rantai pasok global. Langkah ini dinilai penting agar pemerintah dapat merespons dengan cepat apabila krisis energi memburuk.

Di sisi lain, harga bahan bakar di Inggris terus meningkat. Harga solar tercatat mencapai 160,3 pence per liter, sementara bensin tanpa timbal berada di level 141,5 pence per liter—tertinggi dalam sekitar 18 bulan terakhir.