Kontingen Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 dengan menempati posisi kedua klasemen akhir perolehan medali. Tim Merah Putih mengoleksi total 393 medali, terdiri dari 135 emas, 144 perak, dan 114 perunggu.
Ajang olahraga disabilitas se-Asia Tenggara itu berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026. Dalam kompetisi tersebut, para atlet Indonesia mencatatkan kontribusi emas terbesar dari cabang para atletik dengan 43 medali emas. Perolehan itu disusul para swimming yang menyumbang 23 emas, serta para badminton dengan 12 emas.
Tuan rumah Thailand mengakhiri kompetisi sebagai juara umum. Thailand memimpin klasemen dengan total 488 medali, dengan rincian 175 emas, 155 perak, dan 158 perunggu.
Persaingan juga berlangsung ketat di papan atas klasemen. Malaysia berada di peringkat ketiga dengan 201 medali (64 emas, 64 perak, 73 perunggu). Filipina menempati posisi keempat dengan 134 medali (45 emas, 37 perak, 52 perunggu), sementara Vietnam melengkapi lima besar dengan 144 medali (38 emas, 48 perak, 58 perunggu).
Di luar lima besar, Myanmar mengumpulkan 57 medali (20 emas, 17 perak, 20 perunggu), Singapura 29 medali (13 emas, 7 perak, 9 perunggu), Timor Leste 5 medali (3 emas, 1 perak, 1 perunggu), Laos 16 medali (2 emas, 5 perak, 9 perunggu), dan Brunei Darussalam 6 medali (1 emas, 3 perak, 2 perunggu).

