Sejumlah pihak di Eropa menuduh Rusia melancarkan perang hibrida yang terencana dengan tujuan mengganggu stabilitas kawasan. Tuduhan tersebut muncul di tengah meningkatnya berbagai insiden sejak invasi Rusia ke Ukraina.
Menurut pernyataan yang beredar, perang hibrida merujuk pada rangkaian langkah yang tidak selalu berbentuk konfrontasi militer langsung, namun dinilai dapat menekan dan melemahkan ketahanan negara sasaran. Eropa menilai pola insiden yang terjadi belakangan ini menunjukkan adanya upaya sistematis untuk menciptakan gangguan.
Ketegangan antara Eropa dan Rusia terus menjadi sorotan sejak perang di Ukraina dimulai. Dalam konteks ini, tuduhan mengenai perang hibrida menambah daftar isu keamanan yang dinilai memerlukan perhatian dan kesiapan lebih lanjut.

