Tarakan—Di tengah krisis global dan sejumlah konflik internasional, harga emas disebut tetap stabil. Kondisi ini membuat emas, terutama dalam bentuk batangan, dinilai layak dipertimbangkan sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Direktur Politeknik Bisnis Kaltara, Dr. Ana Sri Ekaningsih, menyatakan bahwa berbagai bentuk krisis global tidak memengaruhi harga emas. Menurutnya, nilai emas justru terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
“Dengan tidak pernahnya harga emas mengalami anjok, tentunya emas utamanya batangan bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang terbaik sepanjang masa,” ujar Ana Sri Ekaningsih, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan, kecenderungan harga emas yang tidak pernah turun dinilai berdampak positif, terutama bagi masyarakat yang mulai tertarik berinvestasi emas batangan.
Selain stabil, Ana juga menyebut emas dikenal tahan terhadap inflasi. Ia mencontohkan, saat ini harga emas 1 gram berada di kisaran Rp3 juta.

