Jakarta – Zurich Asia Pasifik meluncurkan Zurich Edge Assist, modul penjualan dan layanan perbantuan terbaru dari Zurich Edge Platform yang ditujukan untuk mengoptimalkan proses penjualan, layanan, dan klaim asuransi dalam satu sistem terpadu.
Platform ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan agen dan broker. Zurich menyebut Zurich Edge Assist dirancang untuk memberdayakan mitra distribusi serta tim penjualan, layanan, dan klaim agar dapat bekerja lebih terhubung dan efisien, sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah.
Zurich Edge Assist menyatukan proses penjualan, layanan, dan klaim di kanal digital maupun offline ke dalam satu tampilan. Dengan pendekatan ini, perusahaan menargetkan pengurangan proses serah terima manual serta meminimalkan potensi duplikasi pekerjaan.
Head of Customer and Digital, Asia Pacific, Zurich Insurance, Roopa Malhotra mengatakan pemantauan aktivitas nasabah secara real-time memungkinkan setiap calon nasabah dan interaksi dilacak serta diprioritaskan. Menurutnya, hal itu ditujukan agar peluang penjualan tidak terlewat dan nasabah memperoleh layanan yang optimal. “Zurich Edge Assist mencerminkan komitmen kami terhadap keunggulan digital dan fokus pada nasabah. Dengan menghubungkan pengalaman online dan offline, kami membantu mitra distribusi untuk memberikan pilihan serta solusi asuransi yang lancar dan personal di berbagai pasar dan lini produk,” kata Roopa dalam keterangan resmi, Selasa, 11 November 2025.
Zurich menyatakan Zurich Edge Assist dapat digunakan oleh pengguna internal maupun eksternal, dengan akses dan fitur yang disesuaikan berdasarkan peran masing-masing pengguna. Sistem terintegrasi ini juga ditujukan untuk mempercepat proses rujukan underwriting dan alur kerja operasional, sehingga perjalanan nasabah di setiap tahap dapat berjalan lebih baik.
Sejumlah fitur telah tersedia, sementara lainnya masih dikembangkan. Fitur yang sudah dapat digunakan antara lain retensi prospek yang lebih cerdas untuk memprioritaskan dan membagikan penawaran harga serta interaksi nasabah kepada tim yang tepat, tampilan lengkap nasabah yang menyediakan profil dan polis dengan sinkronisasi data real-time lintas saluran, serta dukungan komisi dan pembayaran yang fleksibel untuk berbagai struktur komisi dan opsi pembayaran. Adapun pelacakan tugas yang disederhanakan masih dalam pengembangan, melalui dasbor yang dipersonalisasi dan catatan harian terintegrasi untuk membantu agen mengatur janji temu, tugas, dan tindak lanjut dari satu tampilan.
Zurich Edge Assist dibangun dengan arsitektur multi-pasar dan multi-produk untuk menyesuaikan kebutuhan pasar lokal dan mendukung beragam solusi asuransi. Teknologi Zurich Edge Platform disebut sepenuhnya berbasis cloud dan menyediakan API untuk memungkinkan integrasi yang fleksibel bagi para mitra, baik melalui koneksi API dengan portal agen dan sistem perbankan maupun melalui solusi white-label. Zurich menyatakan pendekatan ini ditujukan untuk mempermudah integrasi dengan sistem yang sudah ada, mempercepat implementasi, dan menjaga pengalaman yang konsisten di berbagai saluran dan pasar.
Untuk tahap awal, Zurich Edge Assist telah diluncurkan di Indonesia, dengan agen individu dan agen perjalanan sebagai pengguna awal. Peluncuran ini menjadi bagian dari peta jalan yang lebih luas, dengan rencana ekspansi ke India, Jepang, dan Malaysia serta pengembangan produk dan fitur tambahan hingga 2026.
Country Manager, Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara menyatakan platform tersebut diarahkan untuk mempercepat kemampuan distribusi dengan menyatukan agen, mitra digital, dan kontak langsung dengan nasabah dalam satu ekosistem. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman asuransi yang lebih responsif, personal, dan inovatif.

