BERITA TERKINI
Wahana Columbus Swing di Pasar Malam Jhabua Ambruk, 14 Siswa Terluka

Wahana Columbus Swing di Pasar Malam Jhabua Ambruk, 14 Siswa Terluka

Sebanyak 14 siswa dilaporkan terluka setelah sebuah wahana permainan di pasar malam di distrik Jhabua, negara bagian Madhya Pradesh, India, mengalami kecelakaan pekan lalu. Insiden terjadi saat pasar malam tengah ramai pengunjung.

Menurut laporan NDTV India, wahana berbentuk perahu goyang besar menyerupai naga yang dikenal dengan nama “Columbus Swing” itu tiba-tiba hancur saat sedang beroperasi. Kerusakan tersebut membuat kabin dan penumpang terlempar ke tanah dengan keras.

Sejumlah siswa yang saat itu menaiki wahana terlihat sempat tergantung dalam posisi berbahaya pada kerangka yang patah sebelum berupaya turun. Rekaman video yang diperoleh majalah People memperlihatkan perahu bergoyang maju-mundur hingga terdengar suara keras. Akibat inersia, lambung perahu terus berayun ke luar dan pilar penyangga utama kemudian patah menjadi dua.

NDTV melaporkan, dua siswi mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan. Sementara korban lainnya disebut mengalami patah tulang dan memar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Sejumlah saksi menduga wahana tersebut membawa penumpang melebihi kapasitas yang diizinkan. Seorang warga setempat mengatakan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, kondisi perahu sudah terlihat lemah dan tidak ada pemeriksaan atau pemantauan yang memadai, hingga akhirnya tidak mampu menahan tekanan.

Kepala kepolisian distrik Jhabua, Pratipal Singh Mahobia, menyatakan penyelidikan awal menemukan adanya faktor keselamatan yang diabaikan. Ia menyebut terdapat indikasi material yang digunakan tidak memenuhi standar, serta kemungkinan kelebihan beban tidak dapat dikesampingkan.

Pasca insiden, kepala pemerintahan distrik, Neha Meena, memerintahkan penyelidikan administratif dan membentuk gugus tugas yang melibatkan insinyur, kepolisian, serta perwakilan sektor kelistrikan untuk menelusuri penyebab kecelakaan.

Wahana yang mengalami kecelakaan itu merupakan bagian dari pekan raya “Maharaj No Melo”, acara tahunan untuk memperingati santo suku Khumsingh Maharaj. Dalam enam tahun terakhir, pekan raya tersebut disebut menarik ribuan pengunjung setiap tahun, dengan puluhan permainan mini dan stan yang tersedia.