Anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Ali Akbar Velayati, menyampaikan pesan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan menegaskan bahwa Iran telah mengalahkan AS di “medan perang” dan meminta Trump tidak berharap dapat menjadi pemenang dalam jalur diplomasi.
Dalam unggahan di platform X yang dikutip Pars Today, Velayati menyinggung pernyataan Trump yang menyebut “Iran tidak akan tertawa lagi” serta klaim tentang gencatan senjata yang disampaikan dengan “kemegahan yang luar biasa”. Velayati juga menuduh Trump, sembari mengancam Iran dengan serangan nuklir secara implisit, telah mempercayai informasi Pentagon mengenai hasil konflik dan menutupi besarnya jumlah korban di pihak tentara AS.
Velayati turut memperingatkan Trump agar tidak memanfaatkan apa yang ia sebut sebagai ketenangan Iran saat ini. Ia menyatakan Trump tidak seharusnya menganggap situasi tersebut sebagai peluang untuk “memasuki Beijing dengan penuh kemenangan”, serta meminta Trump mempelajari terlebih dahulu “ABC tatanan geopolitik baru Asia Barat”.
Ia kembali menegaskan posisi Iran dengan kalimat, “Kami mengalahkan Anda di ‘medan perang’. Jangan pernah berpikir Anda akan memenangkan diplomasi.”