Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memperluas jejaring internasional melalui kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Selasa (12/5/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pendidikan antara UIN Jambi dan sejumlah institusi di Malaysia.
Delegasi UIN Jambi dipimpin Koordinator Pusat Layanan dan Kerja Sama Internasional, Dion Ginanto, Ph.D, didampingi Ali Ubaidah, S.TP. Mereka diterima oleh jajaran Kedubes Malaysia, yakni Yang Mulia Dr. Hasnul Faizal Hushin Amri selaku Direktur Education Malaysia Indonesia (EMI) sekaligus Menteri Penasihat (Pendidikan), Abdul Aziz Abdullah sebagai Education Attache, serta Shafieza Binti Md Faizal, Counsellor (Education).
Pembahasan berlangsung di kantor Kedubes Malaysia di Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Kedua pihak menyoroti pentingnya menjaga hubungan akademik, mengingat Malaysia menjadi negara dengan jumlah mahasiswa terbanyak di UIN Jambi. Keberadaan mahasiswa Malaysia disebut turut memberi warna di lingkungan kampus dan kerap meraih prestasi tingkat nasional, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Dalam pertemuan itu, Dr. Hasnul menyampaikan tawaran peluang kerja sama baru dengan kampus-kampus Islam di Malaysia. Ia mengusulkan skema studi yang memungkinkan mahasiswa menempuh pendidikan tiga tahun di Malaysia dan satu tahun di UIN Jambi.
Dr. Hasnul juga meminta UIN Jambi mengirim surat resmi agar pihak kedutaan dapat menjembatani kerja sama dengan institusi yang belum bermitra, seperti UIS Selangor, Kolej Islam Trengganu, dan MAIWP.
Sementara itu, Dion Ginanto menyampaikan salam dari Rektor UIN Jambi kepada pihak Kedubes Malaysia. Ia menyatakan harapan agar lebih banyak mahasiswa asal Malaysia melanjutkan studi di Jambi, sekaligus mendorong kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pengajaran dan penelitian dengan kampus-kampus di Malaysia.
Dion menambahkan, UIN Jambi menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional dengan memperluas negara asal sekaligus memperbesar jumlah mahasiswa yang datang. Menurutnya, strategi kampus tidak hanya berfokus pada diversifikasi negara asal, tetapi juga peningkatan total mahasiswa internasional.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen UIN Jambi dalam memperkuat diplomasi akademik dengan Malaysia serta membuka peluang kerja sama ke depan, termasuk program beasiswa, kolaborasi riset, dan pertukaran dosen maupun mahasiswa.