Premium harga berjangka diesel terhadap minyak mentah di Eropa sempat menurun pada Senin setelah adanya pengumuman terkait kebijakan impor, sebelum kemudian memangkas penurunan tersebut.
Analis Rabobank, Florence Schmit, menilai Uni Eropa (UE) memberikan “sedikit ruang bernapas” bagi pasar diesel melalui publikasi mendadak masa transisi selama enam bulan untuk impor produk olahan Rusia yang diperoleh dari negara ketiga.
Menurut Schmit, penundaan penerapan kebijakan itu berarti pengetatan pasokan diesel akan terjadi pada saat pasar minyak mentah diperkirakan berada dalam kondisi kelebihan pasokan. Situasi tersebut berpotensi membatasi dampak kebijakan terhadap pasar.
Naskah hukum yang dikeluarkan dalam beberapa hari terakhir juga memuat rincian tambahan. Importir bahan bakar diwajibkan memberikan bukti terdokumentasi mengenai negara asal minyak mentah yang digunakan untuk menghasilkan produk tersebut, dengan panduan lebih lanjut mengenai bentuk bukti yang diperlukan akan diterbitkan kemudian.
Selain itu, aturan tersebut tidak berlaku untuk produk minyak bumi yang diimpor dari negara-negara pengekspor neto minyak mentah, meski terdapat sejumlah pengecualian.

