Uni Eropa (UE) dilaporkan belum berhasil memperoleh dukungan Amerika Serikat dan kelompok G7 untuk melarang pengiriman minyak Rusia kepada para pelanggannya. Informasi tersebut disampaikan seorang sumber diplomatik di Brussel kepada kantor berita TASS pada Senin.
Menurut sumber itu, UE mengajukan rencana kepada AS dan G7 agar perusahaan-perusahaan Eropa dilarang mengangkut minyak Rusia serta memberikan layanan pemeliharaan, pendanaan, dan asuransi kepada kapal tanker yang membawa minyak Rusia, tanpa memandang bendera kapal.
Komisi Eropa juga disebut mengundang para mitra untuk menerapkan pembatasan serupa terhadap perusahaan di negara masing-masing. Namun, Amerika Serikat menolak proposal tersebut.
Sumber yang sama menambahkan bahwa ia “tidak mengesampingkan kemungkinan” Washington akan menerapkan langkahnya sendiri pada waktu tertentu dan dengan persyaratan yang ditetapkan AS.
Sementara itu, mitra G7 lainnya menyatakan bahwa bergabung dengan sanksi UE masih mungkin dilakukan, tetapi belum memberikan komitmen yang jelas.
Di sisi lain, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban pada Minggu menyatakan negaranya tidak akan mendukung keputusan sanksi UE terhadap Moskow sampai Ukraina memulihkan transit minyak Rusia melalui pipa Druzhba. Hongaria juga menolak paket sanksi ke-20.

