BERITA TERKINI
Rusia Minta Korea Selatan Tidak Ikut Skema NATO untuk Pembelian Senjata bagi Ukraina

Rusia Minta Korea Selatan Tidak Ikut Skema NATO untuk Pembelian Senjata bagi Ukraina

Pemerintah Rusia memperingatkan Korea Selatan agar tidak berpartisipasi dalam skema NATO yang bertujuan mendanai pembelian senjata bagi Ukraina. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan keterlibatan Seoul dalam skema tersebut dapat merusak hubungan Korea Selatan dengan Moskow.

Pernyataan itu muncul setelah media Korea Selatan melaporkan bahwa pemerintah setempat tengah mempertimbangkan kemungkinan ikut serta dalam skema tersebut.

Skema NATO yang dimaksud dikenal sebagai Daftar Persyaratan Prioritas Ukraina (PURL). Program ini diluncurkan pada Agustus tahun lalu dan melibatkan negara-negara anggota NATO di Eropa untuk membeli senjata buatan Amerika Serikat bagi Kyiv.

Pada Januari, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluhkan lambatnya komitmen negara-negara Eropa pendukung Ukraina dalam mendanai inisiatif tersebut. Meski demikian, angka yang dipublikasikan menunjukkan bahwa pada Desember telah dialokasikan dana sebesar USD4,3 miliar untuk rencana tersebut.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, seperti dikutip kantor berita Yonhap pada Jumat lalu, menyatakan pemerintah “terus berkonsultasi dengan [NATO] mengenai berbagai langkah untuk mendukung Ukraina.” Laporan lain dari The Korea Times menyebut NATO disebut meminta Korea Selatan untuk bergabung dalam PURL.