BERITA TERKINI
Sumsel Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Asian Mini Football Championship 2026 di Jakabaring

Sumsel Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Asian Mini Football Championship 2026 di Jakabaring

Provinsi Sumatera Selatan menegaskan kesiapan menjadi tuan rumah Asian Mini Football Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 April hingga 4 Mei 2026 di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang. Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh penyelenggaraan turnamen tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Herman Deru saat menerima audiensi Pengurus Pusat Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) bersama President International Minifootball Federation (IMF) M. Dousari dari Riyadh serta delegasi Irak, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Jumat (6/2/2026).

Menurut Herman Deru, penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya dipandang sebagai agenda pertandingan, tetapi juga sebagai bentuk kepercayaan internasional kepada Sumatera Selatan. Ia menilai ajang tersebut dapat menjadi momentum memperkuat hubungan antarnegara melalui jalur olahraga.

Herman Deru juga menyampaikan kebanggaannya dapat bertemu langsung dengan Presiden IMF dan menegaskan kesiapan Sumsel dari sisi infrastruktur, sumber daya, serta pengalaman menggelar ajang berskala internasional. Ia menyebut Sumsel memiliki rekam jejak sebagai tuan rumah event internasional, termasuk Asian Games dan sejumlah kejuaraan dunia lainnya.

Ia menambahkan, pemerintah provinsi akan menyiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari venue pertandingan, akomodasi atlet dan ofisial, transportasi, hingga aspek keamanan. Untuk memperjelas pembagian tugas, Herman Deru meminta KSMI Sumsel segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas PU Perkim, agar koordinasi antara pusat dan daerah berjalan jelas, transparan, dan tidak tumpang tindih.

Sementara itu, President IMF M. Dousari mengaku terkesan dengan sambutan selama berada di Sumatera Selatan. Ia menilai Sumsel sebagai daerah yang siap dan berpengalaman dalam menggelar event internasional, serta melihat keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung turnamen tersebut.

Dousari mengatakan kunjungan ini merupakan kali pertamanya ke Sumsel dan meninggalkan kesan positif. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Asian Mini Football Championship 2026 di Palembang dapat berlangsung sukses dan berkesan, seiring dukungan langsung dari Gubernur Sumsel.

Ketua KSMI Pusat Yan Mulia Abidin menjelaskan, penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah dilakukan langsung oleh Presiden IMF, menggantikan Vietnam yang terkena sanksi. Sumatera Selatan dipilih karena dinilai memiliki fasilitas lengkap dan terintegrasi, dengan JSC sebagai kawasan yang ideal.

Yan menyebut JSC sebagai kawasan “one stop service” yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan pertandingan mini football, mulai dari lapangan, penginapan, akses transportasi, hingga fasilitas pendukung lainnya yang berada dalam satu kawasan. Ia juga mengatakan rombongan IMF dan delegasi internasional akan meninjau langsung kondisi lapangan pertandingan, yang menurutnya memungkinkan dan sesuai regulasi internasional untuk mini football.

Kejuaraan ini direncanakan diikuti 16 negara, yakni Indonesia, Lebanon, Timor Leste, Irak, Maladewa, Singapura, Taiwan, Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Filipina, India, Pakistan, Kazakhstan, Tiongkok, dan Brunei Darussalam. Yan menyatakan pembagian grup telah dilakukan melalui undian terbuka di Jakarta pada 4 Februari.

Selain aspek kompetisi, Yan menilai kejuaraan ini juga diharapkan berdampak lebih luas, termasuk mendorong sport tourism, sport industry, serta keterlibatan UMKM lokal. Ia menyebut KSMI menggandeng sejumlah kementerian, di antaranya Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, Kementerian UMKM, hingga sektor kebudayaan.

Yan juga mengungkapkan rencana rangkaian kegiatan tambahan, seperti pemecahan rekor MURI, menggiring bola massal oleh puluhan ribu pelajar, hingga fun run pelajar. Ia menyatakan, jika penyelenggaraan Asian Mini Football Championship 2026 berjalan sukses, peluang Sumsel menjadi tuan rumah ajang dunia akan semakin terbuka, termasuk kemungkinan menggelar Piala Dunia Mini Football dengan peserta hingga 53 negara.