BERITA TERKINI
Stok Minyak Mentah AS Turun, Impor Minyak India Menyusut di Tengah Tekanan Tarif

Stok Minyak Mentah AS Turun, Impor Minyak India Menyusut di Tengah Tekanan Tarif

Data pemerintah Amerika Serikat menunjukkan persediaan minyak mentah turun 2,4 juta barel pada pekan yang berakhir 22 Agustus. Penurunan ini lebih besar dibanding perkiraan pasar yang memproyeksikan penyusutan 1,9 juta barel.

Turunnya stok tersebut mencerminkan permintaan yang tinggi menjelang libur panjang Hari Buruh di AS. Namun, di saat yang sama, harga minyak global masih menghadapi tekanan teknis.

Selain faktor permintaan, dinamika geopolitik turut memengaruhi pasar. Presiden AS Donald Trump pada 27 Agustus menggandakan tarif impor untuk India menjadi 50 persen. Kebijakan itu menambah tekanan terhadap New Delhi agar menghentikan pembelian minyak dari Rusia.

Di sisi India, data Kementerian Perminyakan menunjukkan impor minyak mentah pada Juli turun 8,7 persen menjadi 18,56 juta ton metrik, level terendah sejak Februari 2024. Secara tahunan, impor juga turun 4,3 persen dari 19,40 juta ton pada Juli tahun lalu.

Impor produk minyak India turut menyusut 12,8 persen menjadi 4,31 juta ton. Sementara itu, ekspor produk kilang turun 2,1 persen menjadi 5,02 juta ton.