MELBOURNE, AUSTRALIA — Aryna Sabalenka melangkah ke perempat final Australia Open 2026 dan akan menghadapi petenis remaja Amerika Serikat, Iva Jovic. Di hari yang sama, Carlos Alcaraz dijadwalkan tampil untuk melanjutkan upayanya mengejar ambisi sejarah di Melbourne Park, Minggu (25/1) waktu setempat.
Setelah cuaca ekstrem dengan suhu mendekati 40 derajat Celsius sempat memengaruhi jalannya pertandingan pada Sabtu, kondisi di Melbourne berangsur membaik. Suhu turun menjadi sekitar 22 derajat Celsius ketika turnamen memasuki fase krusial.
Sabalenka, unggulan teratas asal Belarusia sekaligus dua kali juara Australia Open, membuka pertandingan di Rod Laver Arena dengan kemenangan atas petenis Kanada berusia 19 tahun, Victoria Mboko. Sabalenka menang 6-1, 7-6 (7/1) dan memastikan tempat di delapan besar.
“Apa pemain yang luar biasa untuk usia semuda itu,” kata Sabalenka memuji Mboko. “Saya merasa seperti masih anak-anak! Dia benar-benar mendorong saya hari ini dan bermain tenis yang luar biasa.”
Sabalenka menutup laga lewat tie-break set kedua dan memperpanjang catatan 20 tie-break Grand Slam beruntun yang ia menangkan. Hingga babak ini, ia juga belum kehilangan satu set pun di turnamen.
Di perempat final, Sabalenka akan menghadapi Jovic, unggulan ke-29, yang tampil dominan saat menyingkirkan Yulia Putintseva 6-0, 6-1 dalam 53 menit. Jovic, yang baru berusia 18 tahun bulan lalu, disebut tengah berada dalam performa terbaik. Peringkatnya juga melonjak ke posisi 27 dunia dari 191 pada periode yang sama tahun lalu. Ia sebelumnya mencuri perhatian setelah mengalahkan finalis Grand Slam dua kali sekaligus unggulan ketujuh, Jasmine Paolini, di babak ketiga.
“Saya merasa sangat baik. Senang bisa lolos,” ujar Jovic. “Saya sudah bilang tahun lalu, saya berharap bisa bertemu Sabalenka tahun ini, karena Anda tentu ingin menghadapi yang terbaik dan melihat bagaimana hasilnya.”
Di sektor putri lainnya, unggulan ketiga Coco Gauff akan menghadapi petenis Ceko unggulan ke-19 Karolina Muchova. Sementara Elina Svitolina dari Ukraina berjumpa remaja 18 tahun asal Rusia, Mirra Andreeva. Pemenang dari dua pertandingan tersebut akan saling berhadapan di perempat final.
Sementara itu di sektor putra, Carlos Alcaraz—pemilik enam gelar Grand Slam—dijadwalkan tampil setelah pertandingan Sabalenka di lapangan utama. Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu akan menghadapi petenis Amerika Serikat, Tommy Paul, dengan keyakinan setelah menyebut permainannya “semakin baik dan semakin baik”.
Alcaraz belum pernah melampaui perempat final dalam empat penampilan sebelumnya di Melbourne Park. Australia Open juga menjadi satu-satunya turnamen Grand Slam yang belum melengkapi koleksinya. Ia memburu status sebagai petenis putra termuda yang menuntaskan career Grand Slam atau menjuarai keempat turnamen mayor.
Jika mampu melewati Paul, Alcaraz akan berhadapan dengan pemenang laga antara unggulan keenam tuan rumah Alex de Minaur dan unggulan ke-10 asal Kazakhstan, Alexander Bublik, yang menjadi pertandingan utama sesi malam di Rod Laver Arena.
Di pertandingan lain, finalis tiga kali Daniil Medvedev lolos dari ancaman tersingkir di babak ketiga lewat laga lima set. Ia berpotensi kembali menjalani duel panjang melawan petenis muda Amerika Serikat, Learner Tien. Keduanya tercatat sudah tiga kali bertemu tahun lalu, dengan Tien memenangi dua di antaranya, termasuk duel lima set di babak kedua Australian Open.
“Saya akan mencoba melakukan yang terbaik untuk mungkin mengejutkannya di beberapa momen,” kata Medvedev.

