BERITA TERKINI
Putin Klaim Uji Coba Torpedo Nuklir Poseidon Berhasil, Orban Minta UE Berunding Langsung dengan Moskow

Putin Klaim Uji Coba Torpedo Nuklir Poseidon Berhasil, Orban Minta UE Berunding Langsung dengan Moskow

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan negaranya telah berhasil melakukan uji coba torpedo nuklir “Poseidon”. Pengumuman ini disampaikan hanya beberapa hari setelah Putin menyatakan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir “Burevestnik” pada pekan lalu.

Putin menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuannya dengan sejumlah prajurit Rusia yang terluka dalam perang Ukraina, Rabu, di Moskow. Ia menyebut uji coba Poseidon sebagai “keberhasilan besar” dan menegaskan daya ledaknya jauh melampaui rudal balistik antarbenua “Sarmat”, yang juga dikenal sebagai “Setan 2”.

Pekan sebelumnya, Rusia juga menggelar latihan penembakan rudal nuklir. Pada Minggu, Putin mengumumkan uji coba rudal jelajah nuklir Burevestnik dinyatakan berhasil.

Poseidon dan Burevestnik pertama kali diperkenalkan pada 2018. Putin menggambarkan pengembangan kedua sistem senjata itu sebagai tanggapan atas keluarnya Amerika Serikat secara sepihak dari Perjanjian Anti-Rudal Balistik 1972, serta terhadap pengembangan sistem pertahanan rudal dan ekspansi NATO.

Poseidon disebut sebagai kendaraan tak berawak bawah laut bertenaga nuklir dengan jangkauan sangat jauh. Sistem ini dapat membawa hulu ledak nuklir dan dirancang untuk menembus sistem pertahanan rudal konvensional.

Sementara itu, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban menyerukan agar Uni Eropa mengambil pendekatan yang lebih seimbang terhadap Rusia dan Ukraina demi mewujudkan perdamaian di kawasan. Ia menekankan Uni Eropa perlu “bernegosiasi langsung dan secara independen dengan Moskow” tanpa bergantung pada sikap Amerika Serikat.

Orban juga menyatakan Ukraina sebaiknya menjadi mitra strategis, bukan anggota penuh Uni Eropa. Ia mendorong agar bantuan keuangan untuk Ukraina dikurangi, sementara sumber daya ekonomi Uni Eropa difokuskan bagi negara-negara anggotanya sendiri. Ia juga menyerukan agar tiap negara diberi kebebasan menentukan sumber energinya.

Sebelumnya, Orban meminta para pemimpin Uni Eropa meniru langkah Washington dengan membuka dialog langsung dengan Rusia untuk mencari solusi politik atas konflik Ukraina dan membangun tatanan keamanan baru di Eropa.