BERITA TERKINI
Pernyataan Pep Guardiola soal Palestina dan Konflik Global Tuai Kritik dari Komunitas Yahudi di Inggris

Pernyataan Pep Guardiola soal Palestina dan Konflik Global Tuai Kritik dari Komunitas Yahudi di Inggris

Pep Guardiola kembali menjadi sorotan, kali ini bukan terkait taktik Manchester City, melainkan pernyataannya mengenai isu kemanusiaan dan konflik global. Sejumlah pemimpin komunitas Yahudi di Inggris menilai manajer asal Spanyol itu telah melampaui batas dengan membawa pandangan pribadinya ke ranah urusan internasional.

Kritik tersebut disampaikan Dewan Perwakilan Yahudi Greater Manchester & Region. Dalam pernyataan resminya, organisasi itu meminta Guardiola lebih berhati-hati memilih kata-kata, terutama di tengah meningkatnya kasus anti-Semitisme di berbagai negara.

Polemik mencuat setelah Guardiola menyatakan keinginannya memanfaatkan posisinya sebagai figur publik untuk “bersuara” serta menyampaikan empati terhadap korban konflik global. Ia juga sempat menyampaikan pidato dukungan kepada anak-anak Palestina dalam sebuah acara amal di Barcelona, kota kelahirannya, pada pekan lalu.

Menurut perwakilan komunitas Yahudi tersebut, niat Guardiola bisa berangkat dari kepedulian kemanusiaan. Namun, mereka menilai pernyataan semacam itu semestinya disampaikan dengan lebih bijak mengingat sensitivitas isu serta dampaknya terhadap kelompok tertentu. Mereka juga menyarankan agar Guardiola kembali fokus pada perannya sebagai manajer sepak bola.

“Pep Guardiola adalah pelatih sepak bola. Meski refleksi kemanusiaannya bisa dimaknai sebagai niat baik, ia seharusnya tetap berada di ranah olahraga,” bunyi pernyataan yang diunggah melalui media sosial X.

Organisasi itu turut menilai Manchester City dirugikan karena sang manajer kerap keluar dari konteks sepak bola dan masuk ke pembahasan politik serta konflik internasional.

Dalam pernyataannya, mereka juga menyinggung serangan terhadap Sinagoga Heaton Park pada Oktober lalu yang menewaskan dua orang. Mereka menyayangkan tidak adanya pernyataan solidaritas dari Guardiola terhadap komunitas Yahudi yang menjadi korban serangan teroris di wilayah yang berdekatan dengan Stadion Etihad.

Sebelumnya, dalam sebuah konferensi pers, Guardiola berbicara mengenai ribuan warga sipil yang tewas dan terluka akibat konflik di berbagai belahan dunia.