Upaya Uni Eropa (UE) untuk memperketat sanksi terhadap Rusia menghadapi hambatan internal. Sejumlah negara anggota dilaporkan mempertanyakan rencana menghukum pelabuhan dan bank asing yang diduga digunakan Rusia untuk menjual minyak secara ilegal, kondisi yang berpotensi melemahkan paket sanksi terbaru blok tersebut.
Menurut sejumlah pihak yang mengetahui pembahasan itu, beberapa negara anggota UE bersikap waspada terhadap proposal baru yang memasukkan pelabuhan di Georgia dan Indonesia sebagai target sanksi.
Italia dan Hungaria disebut secara khusus menyampaikan kekhawatiran terkait pelabuhan Kulevi di Georgia. Sementara itu, Yunani dan Malta juga dilaporkan menyatakan keraguan terhadap usulan yang menyasar sebuah pelabuhan di Indonesia.
Selain isu pelabuhan, perbedaan pandangan juga muncul terkait usulan sanksi terhadap sebuah bank di Kuba. Dalam pembahasan terpisah, Italia dan Spanyol disebut keberatan dengan rencana tersebut.
Para sumber yang memberikan informasi itu berbicara dengan syarat anonim karena membahas proses pertimbangan yang bersifat internal.

