Iran menyebut Hizbullah sebagai “pilar penting” dalam pertahanan Lebanon untuk menghadapi apa yang disebutnya sebagai agresi rezim Zionis.
Pernyataan itu disampaikan Ali Akbar Velayati, penasihat senior urusan internasional Pemimpin Revolusi Islam Iran, dalam wawancara yang dikutip kantor berita Tasnim pada 27 November. Wawancara tersebut dilakukan pada Rabu, 26 November 2025.
Dalam pernyataannya, Velayati memuji Hizbullah karena dinilai melindungi rakyat Lebanon dan mengekang agresi Israel. Ia juga menekankan bahwa keberadaan Hizbullah masih diperlukan untuk pertahanan Lebanon.
Velayati turut menyatakan bahwa Israel telah melanggar gencatan senjata. Ia merujuk pada pembunuhan komandan senior Hizbullah, Haitham Ali al-Tabatabai.
Menurut Velayati, Israel berupaya mencapai tujuan yang ia sebut tidak sah dengan menciptakan rasa takut dan intimidasi di Lebanon. Ia menilai hal itu menunjukkan “konsekuensi” jika Hizbullah dilucuti senjatanya.
Ia menegaskan keberadaan Hizbullah saat ini sangat penting untuk melindungi dan menyelamatkan rakyat Lebanon. “Mengingat besarnya hasrat rezim Zionis untuk membunuh dan menjarah wilayah lain, keberadaan Hizbullah saat ini lebih penting bagi Lebanon daripada roti dan air,” kata Velayati.

