BERITA TERKINI
Pemko Medan Dukung Pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail 2026, Medan Jadi Lokasi Kegiatan 5–8 April

Pemko Medan Dukung Pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail 2026, Medan Jadi Lokasi Kegiatan 5–8 April

Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026, program usulan TNI Angkatan Laut yang digagas dalam forum ASEAN Navy Chiefs’ Meeting (ANCM). Kegiatan internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret hingga 16 April 2026, dengan Kota Medan menjadi salah satu lokasi rangkaian kegiatan pada 5–8 April 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi jajaran Mabes Angkatan Laut pada Jumat (23/1/2026) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan. Pertemuan membahas rencana pelaksanaan APCS 2026 di Sumatera Utara.

Audiensi dihadiri Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Rasyid Al Hafiz, Pabandya Diplomasi Multilateral Ban V Straops dan Diplomasi Sopsal Haris Sandi Wibowo, serta Pabanda Datin Multilateral Ban V Straops dan Diplomasi Sopsal Suwito Bagus Panuntun, bersama perwakilan dari Lantamal I Belawan. Wali Kota Medan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Sofyan, Kasatpol PP M. Yunus, dan Plt. Kabag Tapem Rasyid Ridho.

Rico Waas menilai APCS 2026 sebagai agenda internasional strategis yang dapat membawa nama baik Indonesia, khususnya Medan. Karena itu, Pemko Medan menyatakan siap memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi peserta dari berbagai negara.

Selama berada di Medan, rangkaian kegiatan akan diawali dengan sandarnya KRI Bima Suci di Dermaga Kodaeral I Belawan, kemudian dilanjutkan dengan city parade di kawasan Lapangan Merdeka. Dalam kesempatan itu, Kolonel Rasyid Al Hafiz menyampaikan harapan agar Wali Kota Medan melepas city parade, dan permintaan tersebut disetujui Rico Waas.

Agenda lain yang direncanakan meliputi courtesy call kepada Komandan Kodaeral I Belawan dan Gubernur Sumatera Utara, deck reception, sport activity, serta kunjungan budaya ke Istana Maimun dan Tjong A Fie Mansion. Setelah rangkaian kegiatan di Medan, KRI Bima Suci dijadwalkan melanjutkan pelayaran ke Colombo, Sri Lanka.

Rico Waas menegaskan kesiapan Pemko Medan mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk deck reception dan kunjungan budaya. Bentuk dukungan yang disebutkan antara lain penyediaan kelompok seni, paket pertunjukan budaya, materi sejarah dan adat, serta sajian makanan khas daerah sebagai bagian dari diplomasi budaya.

Ia berharap Kota Medan dapat menjadi tuan rumah yang baik dengan menampilkan kekayaan budaya dan keramahtamahan daerah kepada peserta dan negara sahabat.