Pemerintah mempertimbangkan penerapan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Langkah ini disebut sebagai bentuk antisipasi menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia Barat dalam beberapa pekan terakhir.
Pertimbangan tersebut muncul di tengah perhatian terhadap dampak krisis AS-Iran yang dinilai berpotensi mengguncang situasi energi dunia. Pemerintah menilai perlu menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk merespons dinamika global yang dapat memengaruhi kondisi di dalam negeri.
Hingga kini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk kebijakan, waktu penerapan, maupun mekanisme pelaksanaannya. Pemerintah masih berada pada tahap mempertimbangkan opsi WFH sebagai salah satu langkah yang dapat diambil.

