Sejumlah pejabat Eropa menilai pemerintahan Presiden Donald Trump mengurangi keterlibatannya dalam upaya penegakan sanksi terhadap Rusia, di tengah dorongan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Menurut beberapa pejabat yang enggan disebutkan namanya, Amerika Serikat disebut sebagian besar absen dari sejumlah kelompok kerja yang dibentuk para sekutu untuk menindak upaya penghindaran sanksi terhadap Kremlin.
Para pejabat tersebut mengatakan AS dinilai kurang responsif dalam kelompok kerja yang berfokus pada pencegahan akses Rusia terhadap suku cadang dan peralatan yang digunakan dalam produksi senjata. Selain itu, AS juga disebut tidak aktif dalam kelompok yang bertugas memantau serta menegakkan batas harga minyak Rusia yang ditetapkan negara-negara G-7.
Meski demikian, para pejabat Eropa mengaku belum mengetahui apakah AS memang secara aktif mengurangi keterlibatannya atau hanya mengalami kekurangan personel kunci. Mereka menambahkan, dalam beberapa pertemuan, AS disebut hanya mengirim pejabat junior yang memiliki kewenangan terbatas dalam pengambilan keputusan.

