BERITA TERKINI
Orban Nilai Uni Eropa Berilusi Bisa Melemahkan Rusia Lewat Tekanan dan Bantuan ke Ukraina

Orban Nilai Uni Eropa Berilusi Bisa Melemahkan Rusia Lewat Tekanan dan Bantuan ke Ukraina

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menilai para pemimpin Uni Eropa keliru jika percaya dapat melemahkan Rusia sekaligus membantu Ukraina memenangkan konflik. Orban menyebut anggapan bahwa Rusia akan kehabisan tenaga lebih cepat daripada Ukraina sebagai sesuatu yang tidak realistis.

Pernyataan itu disampaikan Orban pada Selasa sebagai tanggapan atas pernyataan Kanselir Jerman Friedrich Merz dalam Konferensi Keamanan Munich pekan lalu. Dalam forum tersebut, Merz menyatakan bahwa Brussel dapat menimbulkan “kerugian dan biaya yang belum pernah terjadi sebelumnya” bagi Moskow, sehingga Rusia bisa dilemahkan dan dipaksa “menyetujui perdamaian.”

“Siapa yang percaya bahwa Rusia akan kehabisan tenaga lebih cepat daripada Ukraina? Itu fantasi, ilusi, dan tidak bertanggung jawab,” kata Orban. Ia juga mengkritik kelanjutan bantuan keuangan dan militer Uni Eropa kepada Kiev.

Dalam pidatonya di Munich, Merz menilai Uni Eropa belum memaksimalkan potensinya dalam menghadapi Moskow. Ia menyoroti perbandingan kekuatan ekonomi, dengan menyebut produk domestik bruto (PDB) blok tersebut “hampir sepuluh kali lebih tinggi” daripada Rusia, tetapi menambahkan bahwa “Eropa saat ini tidak sepuluh kali lebih kuat daripada Rusia.”

Di sisi lain, para pemimpin Uni Eropa dilaporkan terus meningkatkan tekanan terhadap Moskow. Diplomat utama Uni Eropa Kaja Kallas menegaskan bahwa Rusia belum siap untuk negosiasi yang berarti mengenai konflik Ukraina. Konferensi Keamanan Munich juga diwarnai penandatanganan sejumlah kesepakatan industri pertahanan oleh Kiev dan para pendukungnya, termasuk pembentukan usaha patungan untuk produksi drone di Jerman.