BERITA TERKINI
Masjid Al Wiqoyah Jagakarsa Direnovasi Tiga Tahun, Dana Swadaya Capai Rp 7 Miliar

Masjid Al Wiqoyah Jagakarsa Direnovasi Tiga Tahun, Dana Swadaya Capai Rp 7 Miliar

Masjid Al Wiqoyah yang berdiri di Jagakarsa, Jakarta Selatan, dibangun dari dana swadaya masyarakat. Proses restorasi besar-besaran yang berlangsung hingga tiga tahun disebut menelan biaya pembangunan sekitar Rp 7 miliar.

Ketua Harian Masjid Al Wiqoyah, Wawan Karnawan, mengatakan sebagian besar dana pembangunan berasal dari partisipasi warga. Ia menyebut, sekitar Rp 3 miliar di antaranya terkumpul dari kotak donasi yang diletakkan di pinggir jalan.

Restorasi sejak 2009, bangunan diperluas

Restorasi dimulai pada 2009. Sebelum direnovasi, masjid ini hanya berlantai satu dan memiliki kubah berbahan seng. Dalam proses pembangunan, bangunan masjid mengalami perluasan.

  • Jumlah lantai bertambah menjadi dua.
  • Luas bangunan meningkat menjadi sekitar 2.000 meter persegi.
  • Bentuk kubah berubah menjadi bulat setengah lingkaran.

Desain berubah dari maket awal

Wawan menjelaskan, tampilan akhir masjid tidak sepenuhnya mengikuti maket awal. Pada konsep awal, masjid dirancang bergaya minimalis dengan bentuk yang lebih futuristik. Namun, desain itu kemudian diubah saat proses pembangunan.

Menurutnya, perubahan dilakukan dengan mempertimbangkan daya tampung yang dinilai sempit serta kebutuhan anggaran yang besar. Saat pembangunan berlangsung, Wawan dipercaya sebagai pelaksana tugas pembangunan.

Digarap jamaah tanpa gambar teknis

Wawan juga menyebut arsitek yang menggarap masjid merupakan salah satu jamaah. Dalam pengerjaannya, tidak ada gambar teknis yang lengkap, melainkan hanya coretan singkat sebagai panduan.

Meski demikian, proses restorasi akhirnya dapat diselesaikan. Masjid Al Wiqoyah diresmikan pada 22 Juni 2013 oleh Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar. Wawan mengatakan peresmian itu bertepatan dengan ulang tahun Jakarta.