BERITA TERKINI
Macron Dorong Uni Eropa Buka Kembali Dialog dengan Rusia demi Otonomi Strategis Eropa

Macron Dorong Uni Eropa Buka Kembali Dialog dengan Rusia demi Otonomi Strategis Eropa

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Uni Eropa (UE) untuk kembali membuka jalur dialog dengan Rusia. Seruan itu ia sampaikan dalam wawancara dengan surat kabar Jerman Süddeutsche Zeitung pada Rabu, 11 Februari 2026.

Macron mengatakan, kelanjutan pembicaraan dengan Moskow diperlukan untuk memperkuat otonomi strategis Eropa. Ia memandang dialog dapat membantu membentuk pendekatan Eropa yang lebih khas dalam hubungan dengan Rusia, di tengah perbedaan pandangan di antara negara-negara anggota UE.

Menurut Macron, dialog tersebut tidak dimaksudkan untuk merugikan posisi atau kepentingan Ukraina. Ia menegaskan pembicaraan itu bukan bentuk kenaifan dan bukan pula upaya menekan Ukraina agar membuat konsesi, melainkan langkah agar UE lebih otonom dan tidak bergantung pada pihak ketiga dalam berinteraksi dengan Rusia.

Macron juga mengakui masih ada negara anggota UE yang menilai terlalu dini untuk mengirim penasihat diplomatik ke Rusia, sebuah langkah yang telah diambil Prancis. Namun, ia mempertanyakan apakah UE seharusnya membiarkan pihak lain membahas isu-isu terkait Rusia atas nama Eropa.

Ia menekankan faktor geografi sebagai kenyataan yang tidak bisa diubah. Menurutnya, Rusia akan tetap menjadi tetangga Eropa pada masa depan, sehingga Eropa perlu “mengubah orientasi” pendekatannya terhadap hubungan dengan Moskow.

Macron mengisyaratkan bahwa kemungkinan dimulainya kembali dialog dengan Rusia paling cepat dapat terjadi pada Desember. Ia menilai periode tersebut bisa menjadi momen bagi UE untuk mulai mempertimbangkan kembali pendekatannya secara menyeluruh.