Kodam XIV/Hasanuddin menggelar acara lepas sambut Panglima Kodam (Pangdam) dari Mayjen TNI Windiyatno kepada Mayjen TNI Bangun Nawoko di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, Makassar, Senin malam (3/11/2025).
Acara tersebut menjadi momentum penghormatan atas dedikasi Mayjen TNI Windiyatno selama memimpin Kodam XIV/Hasanuddin, sekaligus penyambutan Pangdam baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Sejumlah tokoh hadir, termasuk unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mitra strategis Kodam.
Mewakili Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Dr. Nasrullah Bin Sapa menyampaikan selamat dan harapan kepada Mayjen TNI Bangun Nawoko. Ia menyebut amanah sebagai Pangdam merupakan amanah kebangsaan yang memikul tanggung jawab besar terkait stabilitas, ketertiban, dan keamanan wilayah.
Dalam kesempatan itu, Dr. Nasrullah menekankan pentingnya dukungan seluruh unsur masyarakat, khususnya kelompok keagamaan, untuk memperkuat sisi kemasyarakatan dan moralitas publik. “Semoga Allah SWT memberikan bimbingan dan kekuatan kepada Bapak Pangdam dalam menjalankan tugas mulia ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan MUI Sulsel siap memperkuat sinergi dengan Kodam XIV/Hasanuddin. Menurutnya, menjaga kedamaian bukan semata tugas TNI, melainkan komitmen kolektif yang lahir dari kerja sama ulama dan umara.
Dr. Nasrullah menyampaikan bahwa penguatan kolaborasi akan difokuskan pada isu-isu strategis umat, antara lain pencegahan bibit radikalisme dan ekstremisme melalui penguatan Islam moderat, pembinaan edukasi keagamaan yang inklusif, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi ketahanan sosial bangsa.
Selain itu, MUI Sulsel menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam kerja-kerja kemanusiaan, seperti edukasi sosial, pengabdian masyarakat di wilayah terpencil, bantuan bencana, dan respons terhadap krisis kemanusiaan.
“MUI dan TNI adalah mitra strategis. Dengan semangat kebersamaan ulama dan umara, kita yakin dapat menciptakan Sulawesi Selatan yang damai, aman, berakhlak, dan sejahtera,” tutupnya. “Semoga setiap langkah pengabdian kita diberkahi Allah SWT.”

