BERITA TERKINI
Lavrov: AS Alihkan Tekanan atas Rusia ke Eropa agar Fokus Hadapi China

Lavrov: AS Alihkan Tekanan atas Rusia ke Eropa agar Fokus Hadapi China

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuding Amerika Serikat mengalihkan fokus tekanan terhadap Rusia di kawasan Eropa. Menurut Lavrov, langkah tersebut dilakukan agar Washington dapat lebih leluasa menghadapi China dalam strategi geopolitik global.

Pernyataan itu disampaikan Lavrov dalam sebuah wawancara yang dikutip pada Rabu (15/4/2026). Ia menilai Amerika Serikat secara aktif mendorong proses militerisasi di Eropa sebagai bagian dari pembagian peran dalam keamanan internasional.

Lavrov menyebut negara-negara Eropa saat ini kian terdorong memperkuat aspek militer. Ia menilai sebagian elite Eropa memandang penguatan tersebut sebagai bentuk jaminan keamanan di tengah meningkatnya ketegangan global.

Dalam pernyataannya, Lavrov juga menuduh Washington mendorong Eropa untuk menanggung beban konflik, termasuk terkait situasi di Ukraina. Menurutnya, hal itu dilakukan agar Amerika Serikat tidak lagi menanggung seluruh konsekuensi secara langsung.

Lavrov menambahkan, strategi tersebut disebut mencakup pengalihan perhatian dari Rusia di Eropa agar Amerika Serikat dapat lebih fokus pada China. Ia menyatakan hal itu, dalam pandangannya, bukan sesuatu yang disembunyikan oleh Washington.

Ia juga menilai langkah tersebut mendorong terbentuknya blok militer baru yang diarahkan untuk menghadapi Rusia, serta menyebut Ukraina turut dilibatkan dalam skema keamanan tersebut.

Selain membahas Eropa, Lavrov menyoroti dinamika hubungan Rusia dengan China dan sejumlah kawasan lain, termasuk Balkan. Ia menilai kerja sama Rusia dan China memiliki kesamaan dalam pendekatan pembangunan kawasan yang lebih terbuka.

Lavrov menegaskan Rusia tetap membuka jalur dialog, termasuk dalam berbagai proses negosiasi yang sedang berjalan dengan pihak terkait. Ia menyebut pembicaraan masih terus diupayakan meski menghadapi berbagai hambatan politik.

Di sisi lain, ia menyinggung hubungan Rusia dengan Iran yang disebut tetap berjalan sesuai hukum internasional. Lavrov mengatakan Rusia siap mendukung solusi terkait isu uranium selama hak-hak Iran tetap dihormati.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar pihak-pihak yang terlibat dalam negosiasi mengedepankan pendekatan realistis demi stabilitas kawasan yang lebih luas.